Kapuas Hulu    

Kapuas Hulu Resmi Mulai Sensus Ekonomi 2026, Bupati Ajak Warga Berikan Data yang Jujur

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Monday, 22 June 2026
Kapuas Hulu Resmi Mulai Sensus Ekonomi 2026, Bupati Ajak Warga Berikan Data yang Jujur
Kapuas Hulu resmi memulai Sensus Ekonomi 2026. Bupati Fransiskus Diaan mengajak warga memberikan data yang akurat (Foto: Haq/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kapuas Hulu resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 melalui kegiatan Pencanangan dan Komitmen Bersama yang digelar di Aula Gedung Pelayanan Satu Atap Kantor Bupati Kapuas Hulu, Senin (22/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan, unsur Forkopimda, Kepala BPS Kapuas Hulu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kapuas Hulu, pimpinan OPD, instansi vertikal, perbankan, organisasi usaha, serta para petugas dan mitra Sensus Ekonomi 2026.

Pencanangan ini menjadi penanda dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Kapuas Hulu sekaligus bentuk komitmen bersama antara pemerintah daerah, instansi vertikal, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung penyediaan data ekonomi yang berkualitas.

Sensus Ekonomi merupakan agenda strategis nasional yang bertujuan memperoleh data lengkap mengenai kondisi perekonomian daerah sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Dalam sambutannya, Bupati Fransiskus Diaan mengapresiasi BPS Kabupaten Kapuas Hulu atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi instrumen penting dalam memetakan perkembangan ekonomi daerah secara menyeluruh.

Ia menjelaskan, data sensus akan memberikan gambaran mengenai jumlah dan sebaran usaha, karakteristik pelaku usaha, tingkat pemanfaatan teknologi digital, penyerapan tenaga kerja, hingga sektor-sektor unggulan yang berpotensi dikembangkan di masa mendatang.

"Data yang akurat sangat penting untuk mendukung perencanaan pembangunan yang berkelanjutan dan tepat sasaran," ujarnya.

Fransiskus menambahkan, perekonomian Kabupaten Kapuas Hulu saat ini terus menunjukkan perkembangan positif. Karena itu, pemerintah membutuhkan data statistik yang valid dan terpercaya sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan serta strategi peningkatan ekonomi masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah, unsur Forkopimda, camat, kepala desa, lurah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Menurutnya, keberhasilan sensus sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas sensus.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya dukungan kepada petugas lapangan agar proses pendataan dapat berjalan lancar dan menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.

Sebagai simbol dimulainya Sensus Ekonomi 2026 di Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan melakukan pemukulan gong sebanyak tiga kali. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Komitmen Bersama Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 antara Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dan BPS Kabupaten Kapuas Hulu.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memasangkan atribut Sensus Ekonomi kepada perwakilan petugas sensus serta menyerahkan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada mitra BPS.

Selain itu, turut diserahkan santunan Jaminan Kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris peserta yang telah meninggal dunia sebagai bentuk perlindungan sosial bagi para pekerja.

Melalui pencanangan ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 mampu menghasilkan data statistik yang akurat, terpercaya, dan komprehensif guna mendukung perencanaan pembangunan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang semakin maju dan berdaya saing. (Haq)

Artikel Selanjutnya
Meski Anggaran Dipangkas Rp500 Miliar, Bupati Alexander Pastikan Jalan Pelang–Kepuluk Tetap Dibangun
Monday, 22 June 2026
Artikel Sebelumnya
Terinspirasi Kecelakaan di Bekasi, Dua Pelajar Pontianak Ciptakan Sistem Keselamatan Kereta Api
Monday, 22 June 2026

Berita terkait