Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Monday, 17 August 2026 |
KALBARONLINE.com – Seorang sopir ambulans RSUD dr. Soedarso Pontianak, Septian Rony, meninggal dunia setelah ambulans yang dikemudikannya tergelincir masuk jurang saat dalam perjalanan mengantar jenazah ke Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat.
Septian merupakan tenaga BLUD RSUD dr. Soedarso yang bertugas sebagai sopir ambulans. Ia juga telah mengikuti pelatihan dan memiliki sertifikasi sebagai pengemudi ambulans.
Direktur RSUD dr. Soedarso Pontianak, Hary Agung Tjahyadi, mengatakan sebelum berangkat, Rony dalam kondisi sehat dan tidak mengeluhkan sakit apa pun.
"Beliau berangkat sekitar pukul 09.00 WIB dalam kondisi tidak ada keluhan sakit. Sebelum berangkat, beliau sempat makan dan minum bersama pengemudi ambulans lainnya," kata Hary.
Rony kemudian berangkat menuju Melawi setelah mendapat izin dari koordinator layanan ambulans. Dalam perjalanan, ambulans tersebut membawa jenazah bersama keluarga yang mendampingi.
Namun, saat melintasi jalan menanjak di wilayah Melawi, kondisi Rony tiba-tiba memburuk. Ia sempat mengeluhkan sakit perut dan mengalami keringat dingin.
"Di perjalanan, ketika jalan menanjak, beliau merasa sakit perut dan keringat dingin. Kemudian beliau tidak sadarkan diri," ujar Hary.
Kondisi tersebut membuat ambulans yang dikemudikan Rony kehilangan kendali. Kendaraan kemudian bergerak mundur dan tergelincir hingga masuk ke jurang.
Rony meninggal dunia dalam insiden tersebut. Sementara jenazah yang sedang diantar tetap berada di dalam ambulans bersama keluarga yang mendampinginya.
Hary mengatakan pihak rumah sakit masih menunggu hasil pemeriksaan untuk memastikan faktor yang menyebabkan Rony kehilangan kesadaran hingga akhirnya meninggal dunia.
"Jenazah saat ini dilakukan pemeriksaan visum luar oleh dokter forensik RSUD dr. Soedarso untuk mengetahui faktor-faktor yang kemungkinan menyebabkan beliau tidak sadarkan diri dan meninggal," katanya.
Rony diketahui merupakan sopir ambulans yang telah mendapatkan pelatihan khusus dan sertifikasi sebagai pengemudi ambulans.
Pihak rumah sakit juga menyampaikan duka cita atas meninggalnya Rony. Jenazah rencananya dimakamkan pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB dari rumah duka. (Lid)
KALBARONLINE.com – Seorang sopir ambulans RSUD dr. Soedarso Pontianak, Septian Rony, meninggal dunia setelah ambulans yang dikemudikannya tergelincir masuk jurang saat dalam perjalanan mengantar jenazah ke Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat.
Septian merupakan tenaga BLUD RSUD dr. Soedarso yang bertugas sebagai sopir ambulans. Ia juga telah mengikuti pelatihan dan memiliki sertifikasi sebagai pengemudi ambulans.
Direktur RSUD dr. Soedarso Pontianak, Hary Agung Tjahyadi, mengatakan sebelum berangkat, Rony dalam kondisi sehat dan tidak mengeluhkan sakit apa pun.
"Beliau berangkat sekitar pukul 09.00 WIB dalam kondisi tidak ada keluhan sakit. Sebelum berangkat, beliau sempat makan dan minum bersama pengemudi ambulans lainnya," kata Hary.
Rony kemudian berangkat menuju Melawi setelah mendapat izin dari koordinator layanan ambulans. Dalam perjalanan, ambulans tersebut membawa jenazah bersama keluarga yang mendampingi.
Namun, saat melintasi jalan menanjak di wilayah Melawi, kondisi Rony tiba-tiba memburuk. Ia sempat mengeluhkan sakit perut dan mengalami keringat dingin.
"Di perjalanan, ketika jalan menanjak, beliau merasa sakit perut dan keringat dingin. Kemudian beliau tidak sadarkan diri," ujar Hary.
Kondisi tersebut membuat ambulans yang dikemudikan Rony kehilangan kendali. Kendaraan kemudian bergerak mundur dan tergelincir hingga masuk ke jurang.
Rony meninggal dunia dalam insiden tersebut. Sementara jenazah yang sedang diantar tetap berada di dalam ambulans bersama keluarga yang mendampinginya.
Hary mengatakan pihak rumah sakit masih menunggu hasil pemeriksaan untuk memastikan faktor yang menyebabkan Rony kehilangan kesadaran hingga akhirnya meninggal dunia.
"Jenazah saat ini dilakukan pemeriksaan visum luar oleh dokter forensik RSUD dr. Soedarso untuk mengetahui faktor-faktor yang kemungkinan menyebabkan beliau tidak sadarkan diri dan meninggal," katanya.
Rony diketahui merupakan sopir ambulans yang telah mendapatkan pelatihan khusus dan sertifikasi sebagai pengemudi ambulans.
Pihak rumah sakit juga menyampaikan duka cita atas meninggalnya Rony. Jenazah rencananya dimakamkan pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB dari rumah duka. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini