Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Saturday, 31 October 2026 |
KALBARONLINE.com – Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Achmad Sholeh, menegaskan komitmennya untuk mendorong perbaikan infrastruktur pendidikan, khususnya bangunan sekolah yang mengalami kerusakan berat. Salah satu yang menjadi sorotan adalah SDN 03 Desa Pantai Ketikal, Kecamatan Singkup.
Komitmen tersebut disampaikan Achmad Sholeh menyusul adanya laporan kerusakan sekitar 40 persen pada bangunan sekolah tersebut, termasuk sejumlah fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar.
Achmad Sholeh mengatakan, DPRD Ketapang akan memberikan perhatian khusus terhadap kondisi fisik bangunan sekolah yang membutuhkan perbaikan.
"Kami selaku Ketua DPRD beserta pimpinan dan anggota DPRD selalu berkomitmen untuk lebih memberikan perhatian khusus terhadap kondisi fisik bangunan sekolah," ujar Sholeh, Jumat (30/10/2026).
Ia menegaskan, sekolah dengan kondisi bangunan rusak berat akan menjadi salah satu prioritas dalam penganggaran pembangunan, baik melalui APBD Kabupaten Ketapang maupun dukungan anggaran dari pemerintah pusat.
"Perbaikan atau pembangunan rumah sekolah yang sudah rusak berat akan menjadi prioritas dalam penganggaran pembangunan melalui APBD ataupun dari pusat," tegasnya.
Meski demikian, Achmad Sholeh meminta para kepala sekolah proaktif menyampaikan laporan mengenai kondisi bangunan dan fasilitas pendidikan yang membutuhkan penanganan.
Menurutnya, informasi langsung dari pihak sekolah sangat penting agar pemerintah daerah dan DPRD dapat mengetahui kondisi riil fasilitas pendidikan di lapangan, sehingga kebutuhan perbaikan dapat segera ditindaklanjuti.
"Maka dari itu, mohon kerja samanya dari para kepala sekolah agar bisa memberikan informasi tentang kondisi rumah sekolah yang sekiranya perlu diperbaiki. Tanpa laporan tersebut, kadang-kadang kami tidak mengetahui secara jelas," ungkapnya.
Sebelumnya, tokoh pemuda Kecamatan Singkup sekaligus pemerhati pendidikan, Pulwansyah, menyoroti kondisi SDN 03 Desa Pantai Ketikal yang dinilai membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.
Ia mengungkapkan, sekitar 40 persen bangunan sekolah mengalami kerusakan. Tidak hanya bangunan utama, sejumlah fasilitas pendukung seperti meja, kursi, pintu depan, jendela, papan tulis hingga plafon juga dilaporkan dalam kondisi rusak.
Pulwansyah berharap pemerintah kabupaten maupun pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki fasilitas sekolah tersebut.
Ia juga mendorong agar SDN 03 Pantai Ketikal mendapat perhatian melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Achmad Sholeh, menegaskan komitmennya untuk mendorong perbaikan infrastruktur pendidikan, khususnya bangunan sekolah yang mengalami kerusakan berat. Salah satu yang menjadi sorotan adalah SDN 03 Desa Pantai Ketikal, Kecamatan Singkup.
Komitmen tersebut disampaikan Achmad Sholeh menyusul adanya laporan kerusakan sekitar 40 persen pada bangunan sekolah tersebut, termasuk sejumlah fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar.
Achmad Sholeh mengatakan, DPRD Ketapang akan memberikan perhatian khusus terhadap kondisi fisik bangunan sekolah yang membutuhkan perbaikan.
"Kami selaku Ketua DPRD beserta pimpinan dan anggota DPRD selalu berkomitmen untuk lebih memberikan perhatian khusus terhadap kondisi fisik bangunan sekolah," ujar Sholeh, Jumat (30/10/2026).
Ia menegaskan, sekolah dengan kondisi bangunan rusak berat akan menjadi salah satu prioritas dalam penganggaran pembangunan, baik melalui APBD Kabupaten Ketapang maupun dukungan anggaran dari pemerintah pusat.
"Perbaikan atau pembangunan rumah sekolah yang sudah rusak berat akan menjadi prioritas dalam penganggaran pembangunan melalui APBD ataupun dari pusat," tegasnya.
Meski demikian, Achmad Sholeh meminta para kepala sekolah proaktif menyampaikan laporan mengenai kondisi bangunan dan fasilitas pendidikan yang membutuhkan penanganan.
Menurutnya, informasi langsung dari pihak sekolah sangat penting agar pemerintah daerah dan DPRD dapat mengetahui kondisi riil fasilitas pendidikan di lapangan, sehingga kebutuhan perbaikan dapat segera ditindaklanjuti.
"Maka dari itu, mohon kerja samanya dari para kepala sekolah agar bisa memberikan informasi tentang kondisi rumah sekolah yang sekiranya perlu diperbaiki. Tanpa laporan tersebut, kadang-kadang kami tidak mengetahui secara jelas," ungkapnya.
Sebelumnya, tokoh pemuda Kecamatan Singkup sekaligus pemerhati pendidikan, Pulwansyah, menyoroti kondisi SDN 03 Desa Pantai Ketikal yang dinilai membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.
Ia mengungkapkan, sekitar 40 persen bangunan sekolah mengalami kerusakan. Tidak hanya bangunan utama, sejumlah fasilitas pendukung seperti meja, kursi, pintu depan, jendela, papan tulis hingga plafon juga dilaporkan dalam kondisi rusak.
Pulwansyah berharap pemerintah kabupaten maupun pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki fasilitas sekolah tersebut.
Ia juga mendorong agar SDN 03 Pantai Ketikal mendapat perhatian melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini