Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Saturday, 31 October 2026 |
KALBARONLINE.com – Prestasi membanggakan diraih Nathan Alexandro Tjhe (17), pelajar asal Pontianak, Kalimantan Barat. Ia menerima penghargaan Gold National Youth Achievement Award (NYAA) 2026 langsung dari Presiden Singapura, Tharman Shanmugaratnam, pada Senin (26/10/2026).
Nathan menjadi satu-satunya pelajar asal Indonesia di antara 31 penerima yang terpilih secara nasional untuk mendapatkan pengakuan khusus atau Presidential Recognition dari Istana Kepresidenan Singapura.
Pengakuan tersebut diberikan kepada penerima yang dinilai memiliki kontribusi dan dampak nyata bagi masyarakat.
Tak hanya menerima penghargaan, Nathan juga mendapat kesempatan memperkenalkan budaya Indonesia, khususnya Pontianak dan Kalimantan Barat, dalam acara tersebut.
Ia membawa sejumlah produk UMKM dari Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Pontianak di bawah bimbingan Dr. Dra. Hj. Yanieta Arbiastutie, Apt., M.M., M.Sc.
Dalam kesempatan itu, Nathan secara langsung menyampirkan kain batik bermotif Dayak hasil karya perajin lokal Pontianak ke bahu Presiden Tharman sebagai bentuk penghormatan.
Nathan juga mengenakan busana batik rancangan desainer lokal Kalimantan Barat, Cindyka Verona. Momen tersebut kemudian diabadikan melalui foto bersama Presiden Singapura.
Upacara penganugerahan turut dihadiri Menteri Pendidikan Singapura Desmond Lee, Menteri Kebudayaan, Masyarakat, dan Pemuda David Neo, serta sejumlah duta besar dan komisaris tinggi negara asing di Singapura.
Nathan saat ini tengah menyelesaikan pendidikan International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP) di Anglo-Chinese School (International), Singapura.
Nathan mengaku bangga bisa menjadi satu-satunya pelajar Indonesia di antara penerima terpilih yang mendapat kehormatan menerima penghargaan langsung dari Presiden Singapura.
“Saya sangat bangga dan bersyukur menjadi satu-satunya pelajar Indonesia di antara 31 penerima terpilih yang mendapat kehormatan menerima penghargaan langsung dari Presiden Singapura. Sebagai putra Indonesia asal Kalimantan Barat, kesempatan khusus untuk memperkenalkan budaya dan produk UMKM lokal Pontianak, serta menyampirkan kain batik Dayak kepada Presiden sebagai bentuk penghormatan, menjadi pengalaman yang sangat berkesan dan membanggakan bagi saya,” ujar Nathan.
Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Pontianak dan Kalimantan Barat. Selain meraih penghargaan di tingkat internasional, Nathan juga membawa budaya daerah asalnya untuk diperkenalkan di panggung internasional. (Lid)
KALBARONLINE.com – Prestasi membanggakan diraih Nathan Alexandro Tjhe (17), pelajar asal Pontianak, Kalimantan Barat. Ia menerima penghargaan Gold National Youth Achievement Award (NYAA) 2026 langsung dari Presiden Singapura, Tharman Shanmugaratnam, pada Senin (26/10/2026).
Nathan menjadi satu-satunya pelajar asal Indonesia di antara 31 penerima yang terpilih secara nasional untuk mendapatkan pengakuan khusus atau Presidential Recognition dari Istana Kepresidenan Singapura.
Pengakuan tersebut diberikan kepada penerima yang dinilai memiliki kontribusi dan dampak nyata bagi masyarakat.
Tak hanya menerima penghargaan, Nathan juga mendapat kesempatan memperkenalkan budaya Indonesia, khususnya Pontianak dan Kalimantan Barat, dalam acara tersebut.
Ia membawa sejumlah produk UMKM dari Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Pontianak di bawah bimbingan Dr. Dra. Hj. Yanieta Arbiastutie, Apt., M.M., M.Sc.
Dalam kesempatan itu, Nathan secara langsung menyampirkan kain batik bermotif Dayak hasil karya perajin lokal Pontianak ke bahu Presiden Tharman sebagai bentuk penghormatan.
Nathan juga mengenakan busana batik rancangan desainer lokal Kalimantan Barat, Cindyka Verona. Momen tersebut kemudian diabadikan melalui foto bersama Presiden Singapura.
Upacara penganugerahan turut dihadiri Menteri Pendidikan Singapura Desmond Lee, Menteri Kebudayaan, Masyarakat, dan Pemuda David Neo, serta sejumlah duta besar dan komisaris tinggi negara asing di Singapura.
Nathan saat ini tengah menyelesaikan pendidikan International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP) di Anglo-Chinese School (International), Singapura.
Nathan mengaku bangga bisa menjadi satu-satunya pelajar Indonesia di antara penerima terpilih yang mendapat kehormatan menerima penghargaan langsung dari Presiden Singapura.
“Saya sangat bangga dan bersyukur menjadi satu-satunya pelajar Indonesia di antara 31 penerima terpilih yang mendapat kehormatan menerima penghargaan langsung dari Presiden Singapura. Sebagai putra Indonesia asal Kalimantan Barat, kesempatan khusus untuk memperkenalkan budaya dan produk UMKM lokal Pontianak, serta menyampirkan kain batik Dayak kepada Presiden sebagai bentuk penghormatan, menjadi pengalaman yang sangat berkesan dan membanggakan bagi saya,” ujar Nathan.
Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Pontianak dan Kalimantan Barat. Selain meraih penghargaan di tingkat internasional, Nathan juga membawa budaya daerah asalnya untuk diperkenalkan di panggung internasional. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini