Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Kamis, 08 Januari 2026 |
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kota Pontianak terus mempercepat pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) sebagai bagian dari program nasional peningkatan kualitas lingkungan dan sanitasi perkotaan. Proyek strategis ini akan dibangun di dua lokasi, yakni Gang Martapura, Kelurahan Benua Melayu Laut, dan Nipah Kuning, Kelurahan Sungai Jawi Luar.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, meninjau langsung lokasi pembangunan SPALD-T di Gang Martapura untuk memastikan kesiapan fisik proyek yang ditargetkan mulai dikerjakan tahun ini.
“Saya lihat ada beberapa, sedikit yang masih belum selesai, tapi secara umum 95 persen sudah aman,” kata Edi usai meninjau lokasi rencana pembangunan SPALD-T di Gang Martapura, Kamis (8/1/2026).
Ia menjelaskan, kawasan pembangunan SPALD-T nantinya juga akan terintegrasi dengan penataan waterfront serta taman di bawah Jembatan Duplikasi Kapuas I. Menurutnya, meskipun masih terdapat sebagian kecil pekerjaan yang belum rampung, kesiapan lahan dan prasarana sudah hampir sepenuhnya terpenuhi.
“Meski ada sedikit bagian yang belum rampung sepenuhnya, proyek secara umum sudah mencapai 95 persen kesiapan dari sisi lahan dan prasarana untuk masuk ke tahap konstruksi,” tuturnya.
SPALD-T sendiri merupakan sistem pengelolaan limbah domestik yang dirancang untuk menyalurkan air limbah rumah tangga melalui jaringan perpipaan menuju instalasi pengolahan. Setelah melalui proses pengolahan, air limbah kemudian dibuang ke badan air yang aman dan ramah lingkungan.
“Proyek ini menjadi bagian dari target sanitasi modern guna mengatasi permasalahan pencemaran dan meningkatkan kesehatan masyarakat,” terang Edi.
Program SPALD-T di Kota Pontianak direncanakan melayani sekitar 16 ribu sambungan rumah tangga. Cakupan tersebut sejalan dengan kerja sama antara Pemerintah Kota Pontianak dan berbagai pihak, termasuk penyediaan lahan serta dukungan teknis dalam pelaksanaan proyek.
Edi menegaskan, pembangunan SPALD-T merupakan langkah konkret untuk mewujudkan sanitasi aman, kota yang lebih bersih, serta lingkungan yang sehat bagi warga.
“Target tahun ini fisik pekerjaan akan mulai dilaksanakan secara bertahap, dan kita berharap proyek ini bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara langsung,” ujarnya.
Pembangunan infrastruktur sanitasi ini sekaligus menjadi bukti komitmen Pemkot Pontianak dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan menjaga kelestarian lingkungan melalui sistem pengelolaan air limbah yang modern dan berkelanjutan. (Red)
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kota Pontianak terus mempercepat pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) sebagai bagian dari program nasional peningkatan kualitas lingkungan dan sanitasi perkotaan. Proyek strategis ini akan dibangun di dua lokasi, yakni Gang Martapura, Kelurahan Benua Melayu Laut, dan Nipah Kuning, Kelurahan Sungai Jawi Luar.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, meninjau langsung lokasi pembangunan SPALD-T di Gang Martapura untuk memastikan kesiapan fisik proyek yang ditargetkan mulai dikerjakan tahun ini.
“Saya lihat ada beberapa, sedikit yang masih belum selesai, tapi secara umum 95 persen sudah aman,” kata Edi usai meninjau lokasi rencana pembangunan SPALD-T di Gang Martapura, Kamis (8/1/2026).
Ia menjelaskan, kawasan pembangunan SPALD-T nantinya juga akan terintegrasi dengan penataan waterfront serta taman di bawah Jembatan Duplikasi Kapuas I. Menurutnya, meskipun masih terdapat sebagian kecil pekerjaan yang belum rampung, kesiapan lahan dan prasarana sudah hampir sepenuhnya terpenuhi.
“Meski ada sedikit bagian yang belum rampung sepenuhnya, proyek secara umum sudah mencapai 95 persen kesiapan dari sisi lahan dan prasarana untuk masuk ke tahap konstruksi,” tuturnya.
SPALD-T sendiri merupakan sistem pengelolaan limbah domestik yang dirancang untuk menyalurkan air limbah rumah tangga melalui jaringan perpipaan menuju instalasi pengolahan. Setelah melalui proses pengolahan, air limbah kemudian dibuang ke badan air yang aman dan ramah lingkungan.
“Proyek ini menjadi bagian dari target sanitasi modern guna mengatasi permasalahan pencemaran dan meningkatkan kesehatan masyarakat,” terang Edi.
Program SPALD-T di Kota Pontianak direncanakan melayani sekitar 16 ribu sambungan rumah tangga. Cakupan tersebut sejalan dengan kerja sama antara Pemerintah Kota Pontianak dan berbagai pihak, termasuk penyediaan lahan serta dukungan teknis dalam pelaksanaan proyek.
Edi menegaskan, pembangunan SPALD-T merupakan langkah konkret untuk mewujudkan sanitasi aman, kota yang lebih bersih, serta lingkungan yang sehat bagi warga.
“Target tahun ini fisik pekerjaan akan mulai dilaksanakan secara bertahap, dan kita berharap proyek ini bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara langsung,” ujarnya.
Pembangunan infrastruktur sanitasi ini sekaligus menjadi bukti komitmen Pemkot Pontianak dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan menjaga kelestarian lingkungan melalui sistem pengelolaan air limbah yang modern dan berkelanjutan. (Red)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini