Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Friday, 03 July 2026 |
KALBARONLINE.com – Pemadaman listrik bergilir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Pontianak selama dua hari terakhir mengubah pola aktivitas masyarakat. Banyak pekerja, mahasiswa, hingga pelaku usaha memilih mencari tempat yang masih memiliki pasokan listrik agar tetap bisa bekerja dan terhubung dengan internet.
Salah satu lokasi yang dipadati pengunjung adalah Semesta Kopi Tiam. Kedai kopi tersebut menjadi alternatif bagi warga karena hingga saat ini belum terdampak pemadaman listrik.
Pengelola Semesta Kopi Tiam, Sawal, mengaku sempat mencari kepastian mengenai jadwal pemadaman dengan menghubungi layanan pelanggan PLN. Namun, ia mengaku belum mendapatkan informasi yang jelas.
"Saya menghubungi layanan pelanggan PLN untuk menanyakan jadwal pemadaman. Tapi mereka mengaku tidak mengetahui karena bukan bidangnya. Kami jadi cukup kesulitan dan cemas karena tidak tahu apakah lokasi kami juga akan terdampak atau tidak," kata Sawal.
Meski sempat diliputi kekhawatiran, kondisi tersebut justru membawa dampak positif bagi usahanya. Sawal menyebut jumlah pengunjung meningkat cukup signifikan selama pemadaman berlangsung.
Menurutnya, banyak warga datang untuk bekerja, mengisi daya perangkat elektronik, hingga memanfaatkan akses internet yang masih tersedia.
"Kalau dibandingkan hari biasa, peningkatannya hampir 50 persen. Banyak yang datang karena di tempat kami listrik masih menyala, jadi mereka bisa tetap bekerja atau mengerjakan aktivitas lainnya," ujarnya.
Salah seorang pengunjung, Wahyu, mengaku sengaja mendatangi Semesta Kopi Tiam setelah berkeliling mencari coffee shop yang masih memiliki aliran listrik.
"Sudah ada beberapa coffee shop yang saya datangi, semuanya padam listrik," katanya.
Ia mengaku baru mengetahui Semesta Kopi Tiam masih beroperasi normal setelah mendapat informasi dari temannya. Karena itu, ia memilih bekerja dari kedai kopi tersebut agar aktivitasnya tidak terganggu akibat pemadaman listrik bergilir.
Dengan masih tersedianya pasokan listrik, Semesta Kopi Tiam menjadi salah satu pilihan warga untuk tetap produktif di tengah gangguan listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Pontianak. (Lid)
KALBARONLINE.com – Pemadaman listrik bergilir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Pontianak selama dua hari terakhir mengubah pola aktivitas masyarakat. Banyak pekerja, mahasiswa, hingga pelaku usaha memilih mencari tempat yang masih memiliki pasokan listrik agar tetap bisa bekerja dan terhubung dengan internet.
Salah satu lokasi yang dipadati pengunjung adalah Semesta Kopi Tiam. Kedai kopi tersebut menjadi alternatif bagi warga karena hingga saat ini belum terdampak pemadaman listrik.
Pengelola Semesta Kopi Tiam, Sawal, mengaku sempat mencari kepastian mengenai jadwal pemadaman dengan menghubungi layanan pelanggan PLN. Namun, ia mengaku belum mendapatkan informasi yang jelas.
"Saya menghubungi layanan pelanggan PLN untuk menanyakan jadwal pemadaman. Tapi mereka mengaku tidak mengetahui karena bukan bidangnya. Kami jadi cukup kesulitan dan cemas karena tidak tahu apakah lokasi kami juga akan terdampak atau tidak," kata Sawal.
Meski sempat diliputi kekhawatiran, kondisi tersebut justru membawa dampak positif bagi usahanya. Sawal menyebut jumlah pengunjung meningkat cukup signifikan selama pemadaman berlangsung.
Menurutnya, banyak warga datang untuk bekerja, mengisi daya perangkat elektronik, hingga memanfaatkan akses internet yang masih tersedia.
"Kalau dibandingkan hari biasa, peningkatannya hampir 50 persen. Banyak yang datang karena di tempat kami listrik masih menyala, jadi mereka bisa tetap bekerja atau mengerjakan aktivitas lainnya," ujarnya.
Salah seorang pengunjung, Wahyu, mengaku sengaja mendatangi Semesta Kopi Tiam setelah berkeliling mencari coffee shop yang masih memiliki aliran listrik.
"Sudah ada beberapa coffee shop yang saya datangi, semuanya padam listrik," katanya.
Ia mengaku baru mengetahui Semesta Kopi Tiam masih beroperasi normal setelah mendapat informasi dari temannya. Karena itu, ia memilih bekerja dari kedai kopi tersebut agar aktivitasnya tidak terganggu akibat pemadaman listrik bergilir.
Dengan masih tersedianya pasokan listrik, Semesta Kopi Tiam menjadi salah satu pilihan warga untuk tetap produktif di tengah gangguan listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Pontianak. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini