Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Thursday, 08 October 2026 |
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kabupaten Ketapang mendapat tambahan dukungan peralatan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat senilai Rp93,3 juta.
Bantuan tersebut diserahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalbar kepada Kepala BPBD Kabupaten Ketapang di Pontianak, Rabu, 7 Oktober 2026.
Kepala BPBD Ketapang Yunifar Purwantoro mengatakan bantuan tersebut terdiri dari tiga unit mesin pemadam, enam roll selang dan tiga unit nozzle.
"Bantuan yang diterima berupa tiga unit mesin pemadam, enam roll selang dan tiga unit nozzle," kata Yunifar saat dikonfirmasi, Kamis, 8 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, tiga unit mesin pemadam masing-masing bernilai Rp23 juta dengan total Rp69 juta. Kemudian, enam roll selang ukuran 1,5 x 30 meter masing-masing senilai Rp1,8 juta atau total Rp10,8 juta.
Sementara tiga unit nozzle ukuran 1,5 masing-masing bernilai Rp4,5 juta, sehingga total nilainya mencapai Rp13,5 juta.
"Dengan demikian, total nilai seluruh peralatan yang diterima BPBD Ketapang mencapai Rp93,3 juta," jelasnya.
Menurut Yunifar, seluruh peralatan tersebut akan dimanfaatkan untuk memperkuat kesiapsiagaan sekaligus mendukung penanganan karhutla di wilayah Kabupaten Ketapang.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat atas dukungan peralatan tersebut.
"Terima kasih kepada Pak Gubernur Kalimantan Barat. Beberapa minggu lalu beliau sudah berkunjung ke Ketapang. Dari laporan Kepala BPBD Ketapang, kita juga mendapat bantuan dari provinsi senilai Rp93,3 juta," ujar Alexander.
Ia berharap hujan segera turun secara merata di Kalimantan Barat sehingga kondisi karhutla dan kabut asap dapat segera berakhir.
Dukungan peralatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat penanganan karhutla di Kabupaten Ketapang, terutama dalam menghadapi potensi titik api yang masih muncul di sejumlah wilayah.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga mendapat dukungan anggaran penanganan karhutla sebesar Rp60 miliar. Anggaran tersebut terdiri dari Bantuan Presiden (Banpres) Rp40 miliar dan Belanja Tidak Terduga (BTT) Rp20 miliar.
Tambahan peralatan untuk BPBD Ketapang diharapkan dapat memperkuat kemampuan petugas dalam melakukan pemadaman serta penanganan karhutla di lapangan. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kabupaten Ketapang mendapat tambahan dukungan peralatan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat senilai Rp93,3 juta.
Bantuan tersebut diserahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalbar kepada Kepala BPBD Kabupaten Ketapang di Pontianak, Rabu, 7 Oktober 2026.
Kepala BPBD Ketapang Yunifar Purwantoro mengatakan bantuan tersebut terdiri dari tiga unit mesin pemadam, enam roll selang dan tiga unit nozzle.
"Bantuan yang diterima berupa tiga unit mesin pemadam, enam roll selang dan tiga unit nozzle," kata Yunifar saat dikonfirmasi, Kamis, 8 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, tiga unit mesin pemadam masing-masing bernilai Rp23 juta dengan total Rp69 juta. Kemudian, enam roll selang ukuran 1,5 x 30 meter masing-masing senilai Rp1,8 juta atau total Rp10,8 juta.
Sementara tiga unit nozzle ukuran 1,5 masing-masing bernilai Rp4,5 juta, sehingga total nilainya mencapai Rp13,5 juta.
"Dengan demikian, total nilai seluruh peralatan yang diterima BPBD Ketapang mencapai Rp93,3 juta," jelasnya.
Menurut Yunifar, seluruh peralatan tersebut akan dimanfaatkan untuk memperkuat kesiapsiagaan sekaligus mendukung penanganan karhutla di wilayah Kabupaten Ketapang.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat atas dukungan peralatan tersebut.
"Terima kasih kepada Pak Gubernur Kalimantan Barat. Beberapa minggu lalu beliau sudah berkunjung ke Ketapang. Dari laporan Kepala BPBD Ketapang, kita juga mendapat bantuan dari provinsi senilai Rp93,3 juta," ujar Alexander.
Ia berharap hujan segera turun secara merata di Kalimantan Barat sehingga kondisi karhutla dan kabut asap dapat segera berakhir.
Dukungan peralatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat penanganan karhutla di Kabupaten Ketapang, terutama dalam menghadapi potensi titik api yang masih muncul di sejumlah wilayah.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga mendapat dukungan anggaran penanganan karhutla sebesar Rp60 miliar. Anggaran tersebut terdiri dari Bantuan Presiden (Banpres) Rp40 miliar dan Belanja Tidak Terduga (BTT) Rp20 miliar.
Tambahan peralatan untuk BPBD Ketapang diharapkan dapat memperkuat kemampuan petugas dalam melakukan pemadaman serta penanganan karhutla di lapangan. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini